JKEP : Jurnal Keperawatan - Poltekkes Kemenkes Jakarta III
E-ISSN: 2354-6050 P-ISSN: 2354-6042 Open Access
Articles
Open Access Peer Reviewed

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kemampuan Klien Stroke Dalam Pencegahan Stroke Berulang

Nelly Yardes (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III)
Eska Riyanti (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III)
Suratun Haryono (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III)
Ace Sudrajat (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III)
10.32668/jkep.v7i1.922
3.484
2.650
Scholar Citations
81-92

Abstract

Di Indonesia, strok adalah penyakit mematikan peringkat ketiga, kesadaran akan adanya  faktor risiko masih rendah, terutama dikenalinya gejala, kurangnya optimalisasinya pelayanan dan rendahnya kepatuhan terhadap program terapi untuk pencegahan strok ulang yang rendah merupakan permasalahan yang muncul pada pelayanan strok di Indonesia. Angka kejadian strok ulang sebesar 29,52% secara umum, akan meningkat pada penderita usia 60-69 tahun (36,5%), dan pada kurun waktu 1-5 tahun (78,37%) dengan faktor resiko utama adalah hipertensi (92,7 %) dan dislipidemia (34,2%), (Siswanto,2010). Penelitian ini bertujuan mengetahui  pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan pencegahan risiko strok. Dengan desain penelitian ; kuasi-eksperimen pada  group  intervensi dan kontrol. Sampel yang digunakan sebanyak 28 orang penderita strok. Metode analisis yang dilakukan adalah uji Paired t test. Hasil analisis data diperoleh terdapat perbedaan bermakna skor pengetahuan dan perilaku dalam pencegahan risiko strok berulang pada kelompok intervensi dan kelompok setelah post intervensi penkes (nilai p= 0,000; p= 0.018), dan selisih rata-rata skor pengetahuan (nilai selisih = 1.178) dan selisih rata-rata skor perilaku dalam pencegahan risiko strok berulang (nilai selisih = 0.892). Kesimpulan : terdapat peningkatan pengetahuan dan perilaku klien strok dalam pencegahan strok berulang setelah dilakukan penkes selama 3 bulan.